Zat seperti tinta dapat digunakan untuk mendeteksi keberadaan bahan
peledak. Sistem yang menggunakan zat ini siap digunakan di bandara mulai
tahun depan.
Tinta tersebut dibuat dari partikel yang berubah warna dari biru gelap
menjadi kuning pucat atau transparan pada saat ada bahan peledak yang
terbuat dari peroksida, bahan baku peledak yang digunakan teroris untuk
mengebom London pada tahun 2005. Perubahan warna yang terjadi instan itu
akan menjadi sensor untuk mendeteksi uap dari bahan peledak yang
tersimpan di dalam pakaian atau makanan.
"Tinta ini akan digunakan di berbagai tempat yang biasa disasar teroris
dengan bahan peledak, termasuk medan perang, bandara, dan terowongan
bawah tanah," kata pemimpin studi Dr. Allen Apblett.
Untuk menguji, tinta dapat diteteskan ke dalam cairan non-minuman. Pada
cairan minuman, pengujian dilakukan dengan tabung khusus yang dimasukkan
ke dalam minuman. Reaksi terjadi di dalam tabung dan tidak mencemari
minuman. Aplebett berharap cairan ini sudah dapat digunakan di bandara setidaknya tahun depan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar